KOMPAS.com - Hari Ayah Nasional atau peringatan Hari Ayah di Indonesia dirayakan setiap tanggal 12 November.
Hal ini berbeda halnya dengan sebagian besar negara-negara di dunia yang memperingati Hari Ayah atau Father's Day pada Minggu di pekan ke tiga bulan Juni.
Momen hari ayah di berbagai negara sudah mulai diperingati sejak awal abad ke-12 dengan makna sebagai hari untuk menghormati Ayah.
Di Amerika Serikat misalnya, budaya merayakan Hari Ayah sudah dimiliki sejak Juni 1910 di Negara Bagian Washington.
Di beberapa negara Eropa dan Amerika Latin, para Ayah diberi penghargaan setiap 19 Maret (St Joseph's Day).
Uniknya, peringatan Hari Ayah Nasional yang jatuh hari ini, Selasa (12/11/2019) turut dirayakan Google dengan doodle -nya.
Diketahui, peringatan Hari Ayah di Indonesia baru dimulai sejak tahun 2016 atas prakarsa Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).
Peringatan Hari Ayah di indonesia ini pun juga bermula saat PPIP merayakan peringatan Hari Ibu dengan mengadakan Lomba Menulis Surat untuk Ibu di tahun 2014.
Di akhir acara, banyak peserta lomba menanyakan kepada panitia kapan lomba menulis surat untuk hari Ayah digelar.
Mereka menganggap sosok Ayah juga bagian penting dalam sebuah keluarga.
Berawal dari sinilah, PPIP melakukan audiensi ke DPRD Surakarta untuk menanyakan kapan peringatan Hari Ayah di Indonesia.
Setelah melalui pemikiran panjang, PPIP akhirnya menggelar deklarasi Hari Ayah Nasional di Surakarta pada tanggal 12 November 2016.
Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores , NTT.
Deklarasi tersebut digabungkan dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.
Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.
Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote.
Sejak saat itulah, setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.
Baca juga: Seorang Ayah di Maluku Jadikan 2 Putrinya Budak Seks, Ini Kata Psikolog
Liputan6.com, Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengucapkan selamat Hari Ayah Nasional yang diperingati setiap tanggal 12 November. Menurut Wakil Ketua Umum Demokrat ini, SBY bukan hanya sekedar sosok ayah.
AHY membagikan ucapan tersebut melalui akun instagram resminya @agusyudhoyono, Selasa (12/11/2019).
Dia mengunggah foto berdua dengan ayahnya, SBY. Dalam foto tersebut, SBY memegang kepala AHY dan mencium keningnya. Kedua tangan AHY pun memegang tangan ayahnya itu.
" Selamat Hari Ayah Nasional untuk para ayah... Bagi saya Pak SBY bukan sekedar seorang ayah, tapi juga mentor, role model dan juga sumber inspirasi," kata AHY dalam keterangan foto yang diunggahnya itu.
Dia mengatakan, sang ayah mendidiknya untuk selalu bekerja keras, berbuat yang terbaik, pantang menyerah, dan teguh pada nilai-nilai yang diyakini benar.
"Semoga kita juga bisa menjadi ayah yang baik untuk anak kita," tulis AHY.
Ucapan selamat Hari Ayah Nasional dari AHY ini mendapat kurang lebih 31 ribu tanda suka. Sejumlah komentar pun masuk dan di antaranya mendoakan kesehatan SBY.
tirto.id - Tanggal 12 November diperingati sebagai hari ayah nasional. Perayaan Hari Ayah 12 November berawal dari prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), dikutip dari website kemdikbud.go.id. Pada 12 November, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan tanggal tersebut sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional. Sebagai pelengkap pada hari ayah, Tirto merekomendasikan 3 film yang membicarakan relasi ayah dalam sebuah keluarga. Film pertama adalah Like Father Like Son karya sutradara Jepang Hirokazu Koreeda. Satu sutradara yang kerap membahas esensi keluarga dalam karya-karyanya. Selain itu, ada mencari Hilal, film religi dari sutradara Ismail Basbeth serta Beginners dari Mike Mills. Berikut sinopsis 3 film pilihan Tirto untuk merayakan Hari Ayah Nasional 2019. Like Father, Like Son Film dari dari Jepang dengan judul asli Soshite Chichi ni Naru ini dirilis pada tahun 2013. Film ini disutradarai oleh Hirokazu Koreeda dan diperankan oleh Masaharu Fukuyama, Machiko Ono, Yoko Maki, dan Riri Furanki. Keita Nonomiya yang tertukar dengan Ryusei Saiki harus dikembalikan pada keluarga asli mereka. Kedua anak itu harus beradaptasi lagi dengan kultur yang berbeda jauh. Ryota yang sebelumnya menjadi ayah Keita memang digambarkan sebagai ayah yang memiliki jarak dengan anaknya. Ryota sendiri adalah laki-laki pebisnis yang gila kerja dan sukses. Ketika dia mengetahui bahwa putra kandungnya ternyata tertukar dengan anak laki-laki lain setelah lahir, dia menghadapi keputusan sulit. Untuk memilih antara anak kandungnya yang begitu asing atau anak laki-laki yang selama ini ia yakini sebagai anaknya mereka sendiri, meski ternyata bukan. Film ini mengeksplorasi perasaan-perasaan subtil seorang ayah dalam menyikapi seorang asing yang ternyata anak biologinya. Trailer Like Father Like Son
Mencari Hilal Salah satu film Indonesia yang tidak kalah menyentuh tentang hubungan ayah dan anak adalah Mencarii Hilal . Film ini disutradarai oleh Ismail Basbeth dan diperankan oleh Deddy Sutomo, Torro Margens, Erythrina Baskoro dan Oka Antara. Film ini berkisah tentang Heli, si anak dan Mahmud. Berkarakter sama-sama keras kepala, film ini dipenuhi dengan konflik-konflik kecil yang dibarengi dialog-dialog tentang agama dan rasionalitas. Mahmud bersikeras mencari Hilal, setelah mendengar dalam siding isbat pencarian Hilal bisa memakan dana miliaran rupiah. Mahmud yang berusia 60 tahun mengajak serta anaknya Heli, aktivis lingkungan hidup yang saat itu harus berangkat ke luar negeri. Keinginan keduanya bertolak belakang, tapi Heli akhirnya menuruti sang ayah. Mereka berdua melakukan perjalanan yang Panjang dan melelahkan. Dari perjalanan itulah akhirnya Heli dan ayahnya bisa saling memahami satu sama lain. Beginners Film Begginers bercerita tentang kehidupan Oliver, seorang anak yang tumbuh dalam rahasia hubungan ayah dan ibunya. Rahasia pelan-pelan tersibak setelah Georgia, Ibunya meninggal dunia. Bahwa Hal--ayah Oliver--adalah seorang homoseksual. Oliver merasa tidak bisa mempercayai hal tersebut. Tetapi, ia makin dibuat tercengang saat ayahnya mulai berani mengeksplor hasrat gay-nya, bahkan Hal memiliki pacar, seorang anak muda yang jauh lebih mua darinya. Hingga ia memaklumi itu. Film yang disutradarai oleh Mike Mills ini diperankan oleh Ewan McGregor, Christopher Plummer, Melanie Laurent, Goran Visnjic, Kai Lennox, dan Mary Page Keller. Film ini dirilis tahun 2011 dan menjadikan Christopher Plummer sebagai actor pendukung terbaik di Academy Award. Trailer Beginners
TRIBUNNEWS.COM - 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional, yaitu hari yang cocok untuk mengungkapkan rasa terimakasih kepada ayah tercinta.
Ayah bagi sebagian besar orang adalah orang paling berpengaruh dalam hidup, karena ayah menjadi seorang panutan di keluarga.
Selain itu ayah merupakan seseorang yang memiliki tanggung jawab paling besar dan paling berat dalam keluarga, yaitu sebagai kepala keluarga dan biasanya juga sebagai tulang punggung keluarga.
Maka untuk mengapresiasi betapa besar peran seorang ayah dalam hidup kita, ada baiknya kita merayakan hari ayah nasional dengan memberikan ucapan atau kata-kata yang cocok bagi ayah yang kita sayangi.
Kasih Sayang Ayah (beritadunia.net)
Berikut ini dikutip dari lovepopcards.com dan ideas.hallmark.com, terdapat 10 ucapan dalam bahasa Inggris beserta artinya yang cocok untuk kita ungkapkan kepada ayah kita, ataupun untuk diposting ke sosial media kita:
Dad. You have given me the best things in life: Your time, your care, and your love. I am truly grateful to have you in my life. Happy Father's Day!
"Ayah, Ayah telah memberiku hal-hal terbaik dalam hidup: Waktu Ayah, perawatan Ayah, dan cinta Ayah. Aku benar-benar bersyukur memiliki Ayah sepertimu dalam hidupku. Selamat Hari Ayah!"
Thanks for acting like a kid when I was a kid, acting like a friend when I needed a friend, and acting like a parent when I needed one. You are the best man I know. Happy Father's Day
"Terima kasih telah mendidikku ketika aku masih kecil, bertingkah seperti sahabat ketika aku membutuhkan sahabat, dan bertindak seperti orang tua ketika aku membutuhkanmu. Ayah adalah pria terbaik yang aku tahu. Selamat Hari Ayah"
Dad. Although time and distance may separate us, your guidance, advice, and love has stuck with me through it all. I would not be who I am today without you. Enjoy your special day.
"Ayah. Meskipun waktu dan jarak dapat memisahkan kita, bimbingan, nasihat, dan cinta Ayah tetap melekat pada ku melalui semuanya. Aku tidak akan menjadi diriku yang sekarang tanpamu. Selamat merayakan hari kebesaran Ayah."
The older I get the more I realize how important it is to have a dad like you. You have provided stability in my life and the love and acceptance I needed. Happy Father's Day!
"Semakin dewasa aku semakin aku menyadari betapa pentingnya memiliki orangtua seperti Ayah. Ayah telah memberikan pendidikan dalam hidupku dan cinta serta menerima semua kekuranganku. Selamat Hari Ayah!"
Happy Father's Day to my hero and role model. Thank you for everything you have done for our family. We love you with all our hearts.
"Selamat Hari Ayah untuk pahlawan dan panutan ku. Terima kasih atas semua yang telah Ayah lakukan untuk keluarga kami. Kami mencintaimu dengan sepenuh hati."
Happy Father’s Day to the man who taught me how to step and throw, how to field a grounder, how to follow through and pretty much every other important thing I know about baseball and living!”
"Selamat Hari Ayah untuk orang yang mengajariku cara melangkah dan menapaki, serta mengajarkanku, cara melanjutkan hidup, hampir setiap hal penting lainnya ku ketahui darimu!".
Happy Father’s Day to the man who put the fear into all my homecoming and prom dates…and who still treats me like a princess!
"Selamat Hari Ayah untuk orang yang selalu mengkhawatirkan aku ketika aku pergi, walaupun begitu kau masih saja memperlakukanku seperti putri!"
You taught me so many of the important things I know—including a few choice words for certain situations.
"Kamu mengajari ku begitu banyak hal penting yang aku tahu termasuk beberapa keputusan dan pilihan untuk situasi tertentu."
“Thank you for being there every day with just the love and guidance I’ve needed.”
"Terima kasih sudah ada di sampingku setiap hari dengan cinta dan bimbingan yang aku butuhkan."
“You’re my one and only dad, and I’ll always have a special place in my heart for you.”
"Kau adalah ayah satu-satunya, dan aku akan selalu punya tempat spesial di hatiku untukmu."
Itu tadi adalah 10 kata-kata atau ucapan hari Ayah dalam bahasa Inggris beserta artinya yang dapat anda jadikan motivasi untuk memberi ucapan kepada ayah anda tercinta atau untuk membagikan ke sosial media.
(Tribunnews.com/Oktaviani Wahyu Widayanti)
TRIBUNNEWS.COM - Tidak hanya Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember, namun ada juga Hari Ayah yang diperingati setiap 12 November.
Dikutip dari id.wikipedia.org , Senin (11/11/2019) di negara Amerika, Jerman, Kanada, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, dan lebih dari 75 negara lain Hari Ayah dirayakan pada hari Minggu di pekan ke-3 bulan Juni.
Di Indonesia, lahirnya Hari Ayah atas prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yaitu Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).
Bermula ketika tahun 2014, PPIP mengadakan perlombaan menulis surat untuk memperingati Hari Ibu di Solo, Jawa Tengah.
Tujuh puluh surat terbaik dibukukan dan dibacakan oleh peserta anak-anak.
Pada saat akhir acara, para peserta bertanya kepada panitia kapan perlombaan menulis surat untuk ayah diadakan karena mereka ingin ikut berpartisipasi kembali.
Pertanyaan tersebut membuat panitia lomba ingin mencari tahu kapan Hari Ayah diperingati.
PPIP melakukan audiensi ke DPRD Kota Surakarta untuk menanyakan kapan Hari Ayah diperingati, dan juga apakah boleh sebuah lembaga menetapkan Hari Ayah jika itu belum ada.
Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya PPIP menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia pada tanggal 12 November 2006 di Surakarta .
Acara deklarasi tersebut digabungkan dengan hari kesehatan dan mengambil semboyan "Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya".
Suara.com - Saat beranjak dewasa, hubungan antara ayah dan anak biasanya akan semakin berjarak. Apalagi ketika anak-anak sudah menjalin hubungan serius dengan pasangannya.
Karena itu, anak biasanya akan lebih canggung ketika harus berinteraksi dengan ayahnya lagi. Padahal di Hari Ayah Nasional yang jatuh pada 12 November adalah waktu yang tepat untuk memulai kembali hubungan dekat dengan ayah.
Sebab, ayah memiliki peran yang sama pentingnya dengan ibu dalam kehidupan anak-anaknya. Tidak hanya segi materi, ayah juga memegang kendali dalam pembentukan karakter anak.
Seorang konselor Peter Saddington dilansir dari femalefirst.co.uk juga menegaskan bahwa ayah memiliki kendali sama pentingnya dengan ibu dalam kehidupan anaknya.
Namun, ayah mungkin lebih sulit mengekspresikan bentuk kasih sayang dan perhatiannya pada anak dibandingkan ibu. Berikut ini langkah-langkah yang harus Anda ambil ketika ingin memperbaiki hubungan dengan Ayah yang telah lama terabaikan.
Ilustrasi ayah dan anak (shutterstock) 1. Perhatikan tindakan dan kata-katanya
Ayah mungkin saja tidak mengatakan apapun tentang perasaan dan kepeduliannya pada anak dalam bentuk ucapan manis. Tetapi, ia mungkin telah melakukan tindakan yang menunjukkan rasa cintanya pada anak, sekalipun membahaykan nyawanya.
Jangan ragu untuk menyampaikan perasaan Anda kepadanya, seperti rasa tidak nyaman, rindu, cinta atau apapun agar ia mengerti.
Ketika Anda hidup berjauhan dengan ayah, gunakan teknologi yang sudah maju sekarang ini seperti WhatsApp untuk menghubungi ayah secara rutin. Cara ini lebih mudah bagi Anda dan ayah mengekspresikan perasaan serta menjaga hubungan baik.
Meskipun teknologi sudah canggih, bukan berarti Anda bisa menunda pertemuan dengan ayah. Luangkan waktu di tengah kesibukan untuk sekadar mengunjungi dan melihat kondisi orangtua, terutama ayah.
Jika semua langkah di atas tidak berhasil membuat hubungan Anda dan ayah lebih baik, jangan ragu untuk terus mencobanya dengan meningkatkan komunikasi.
Suara.com - Hari Ayah Nasional: 3 Seleb Bicara Soal Ayah, Nicholas Saputra Terbata-bata
Dideklarasikan 2006 di Solo pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kini Indonesia merayakan Hari Ayah Nasional pada 12 November setiap tahunnya.
Diakui memang, peran ayah bagi setiap anak sangatlah penting khususnya pada saat anak tumbuh kembang. Hal ini diakui Nino, personel RAN yang bercita-cita akan menjadi sosok ayah seperti ayahnya bila kelak memiliki anak.
"Ayah saya sosok paling santai sedunia, dia tidak pernah melarang saya untuk menjadi apapun untuk melakukan apapun. Justru karena sikap ayah saya yang seperti itulah makanya saya jarang melanggar peraturan. Ayah saya menuntut, intinya apapun yang saya lakukan efeknya buat diri sendiri," ungkap Nino kepada Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.
Jadi ketika ia melakukan hal yang salah atau bodoh, maka yang akan merasakan rugi dirinya sendiri. "Mungkin efeknya ke orang lain juga ada, tapi yang paling berasa adalah diri sendiri. Jadi, figur ayah saya yang seperti itulah yang insyaallah, akan saya bawa ketika saya harus menjadi ayah di kemudian hari," harapnya.
Tak hanya Nino, personel RAN lainnya, Rayi juga punya pendapat, apalagi kini sudah menjadi seorang ayah.
Nino, personel RAN. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi) Rayi menjelaskan bahwa menjadi ayah tak hanya mencari nafkah, tapi juga harus mendukung istri.
"Di hari ayah aku berharap semoga ke depan ayah-ayah di seluruh Indonesia, mungkin bisa lebih mensupport peran ibu juga, karena di era zaman sekarang udah nggak zamannya, perempuan itu harus di rumah dan laki-laki harus bekerja," ungkap Rayi panjang lebar.
Dukungan terhadap peran istri, sambung dia, juga semakin mendekatkannya dengan anak. Dengan begitu, ayah tak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga mendukung istri dan terlibat pula dalam pola asuh dan didik anak.
"Semoga itu juga bisa menimbulkan kedekatan-kedekatan, anak Indonesia orang tuanya bisa membuat Indonesia yang harmonis dimulai dari lingkungan keluarga," sambung Rayi.
Rayi, personel RAN. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi) Lantas, apa kenangan manis Nino dengan ayahnya? "Kata-kata yang paling tak terlupakan dari ayah, dia nggak peduli nilai saya berapa dari zaman sekolah, bagi ayah yang terpenting adalah berbuat baik," kenang Nino.
Sedangkan bagi Rayi yang sekarang merasakan langsung sebagai seorang ayah mengatakan sangat bangga menjalankan perannya itu. Ia mengaku sangat menikmati setiap momen bersama anak laki-lakinya yang kini berusia 3 tahun.
"Momen-momen kecil yang dilakukan anak saya yang membuat saya terharu, bangga, kadang jengkel juga. Jadi itu dia, saya bersyukur orangtua yang pekerjaannya memungkinkan bagi saya untuk bisa cukup dekat dengan anak saya, semoga saya tidak kehilangan momen-momen tersebut," kata Rayi penuh harap.
Cerita Nino dan Rayi tentang sosok ayah tentu saja berbeda dengan apa yang dirasakan Nicholas Saputra.
Nicholas Saputra. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi) Senin (11/11/2019) di Perpusnas RI, Jakarta Pusat, Nicholas yang baru saja didapuk sebagai Duta Nasional UNICEF, diminta memaparkan arti penting seorang ayah bagi anak, tapi sayang Nicholas Saputra tidak mau berkomentar panjang lebar.
Alasannya bagi Nicholas Saputra sosok ayah dinilainya terlalu personal. Pemain Film Ada Apa dengan Cinta ini bahkan sempat terbata-bata dan raut wajahnya pun berubah saat menjawab pertanyaan wartawan ketika disodorkan pertanyaan tersebut.
"Ya penting pastinya (peran ayah untuk anak), sosok ayah ini secara umum, mungkin besarnya di Indonesia perannya. Saya melihatnya hmmm .... Ini personal banget menurut saya, karena ayah saya udah nggak ada, mungkin sesuatu yang ini kita ngomongnya entar aja," jawab Nicholas Saputra kemudian meminta wartawan lainnya untuk bertanya.
Bisa dipahami mengapa Nicholas Saputra tampak kesulitan berkata-kata saat diminta pendapatnya soal peran ayah, mengingat ayahnya, Nicholas Horst Schbring, telah tiada pada 2007. Ketika itu Nicholas Saputra berusia 23 tahun.
Meski tak banyak bicara soal mendiang ayahnya, dari raut wajahnya tergambar jelas bahwa sosok ayah bagi Nicholas Saputra begitu berarti.
Suara.com - Hari Ayah di Indonesia diperingati setiap 12 November setiap tahunnya. Meskipun peringatan ini tidak banyak diketahui masyarakat luas, tapi tak sedikit warganet yang turut merayakannya di media sosial Twitter.
Bahkan kata kunci Selamat Hari Ayah dan tagar #HariAyahNasional menjadi Trending Topic Twitter Indonesia dengan jumlah lebih dari 2 ribu tweet.
Warganet mencuitkan harapan dan doa kepada ayah mereka, yang selama ini tidak pernah dikatakan secara langsung. Mereka juga mengungkapkan rasa terima kasih atas pengorbanan dan perjuangan sang ayah.
Tak hanya itu, Hari Ayah 2019 juga dijadikan momen beberapa warganet dalam mengenang ayah mereka yang telah tiada. Tak sedikit yang mengatakan untuk menyayangi sosok ayah selama beliau masih hidup di dunia.
"Untuk yang bangun paling pagi, berangkat lebih awal, dan sampai di rumah paling akhir; Selamat Hari Ayah. Kau lebih hebat dari perumpamaan apapun," tulis akun @ericmarchell.
Cuitan warganet Hari Ayah. [Twitter]
"Semoga engkau di sana di tempat yang paling bahagia. Selalu di samping Allah SWT. Diampunkan kesalahanmu dan diterima kebaikanmu oleh-Nya, aamiin. Aku rindu bapak. Selamat hari ayah, bagi yang masih punya ayah jangan sia-siakan apa yang beliau berikan ke kita," cuit @prastyobn.
"Selamat Hari Ayah! Dari anak perempuan yang selalu gengsi untuk nanya kabar ayahnya duluan," tambah @riqqefarizka.
"Selamat Hari Ayah. Maafkan kami yang belum bisa memenuhi ekspektasimu, maafkan kami yang masih menyusahkanmu. kerja keras dan kasih sayangmu akan kuceritakan ke anak cucu kelak nanti, bahwa aku bangga punya ayah sepertimu #HariAyahNasional," komentar @gfrankozolla.
Cuitan warganet Hari Ayah. [Twitter]
"Selamat Hari Ayah Nasional! Terima kasih telah merawat serta membimbingku selama 16 tahun penuh, turut berduka untuk 3 tahunku tanpamu. I lost you, but you still there in my heart #HariAyahNasional," ungkap @LoyalAghase7.
Selain itu, Google juga turut merayakan Hari Ayah 2019 Indonesia di tampilan awal halaman pencarian. Doodle tersebut menampilkan animasi keluarga bebek dengan tiga tombol yang berbeda..
VIVA – Hari Ayah Nasional jatuh pada setiap tanggal 12 November. Di Hari Ayah ini, yuk tunjukkan dan ekspresikan rasa cintamu pada ayah. Kamu bisa memberikan kado, bunga atau sesederhana ucapan ‘I love you’ serta kecupan dan pelukan hangat untuk ayah. Dijamin ini akan membuat ayahmu tersenyum bahagia.
Kamu juga bisa mengunggah foto throwback saat ayahmu masih muda atau foto masa kecilmu bersama ayah ke akun media sosial. Jangan lupa kasih caption yang keren, ya!
Berikut ini adalah lima kutipan tentang ayah yang penuh makna dan kece buat caption posting-an di Instagram, dikutip dari berbagai sumber.
-”My father gave me the greatest gift anyone could give another person, he believed in me.” (Jim Valvan)
Ayahku memberikan hadiah terbaik yang bisa diberikan seseorang, dia percaya padaku.
-”Dads are most ordinary men turned by love into heroes, adventurers, story-tellers and singers of songs.” (Pam Brown)
Ayah adalah pria paling biasa yang diubah oleh cinta menjadi pahlawan, petualang, pendongeng dan penyanyi lagu.
-”A father is neither an anchor to hold us back, nor a sail to take us there, but a guiding light whose love shows us the way.”
Seorang ayah bukanlah jangkar untuk menahan kita, juga bukan layar untuk membawa kita perg, tetapi cahaya penuntun yang cintanya menunjukkan kita pada jalan yang benar.
-”A good father is one of the most unsung, unpraised, unnoticed and yet one of the most valuable assets in our society.” (Billy Graham)
Ayah yang baik adalah salah satu aset paling berharga dalam masyarakat kita yang paling tidak disadari, tidak dipuji dan tidak diperhatikan.
-”Daddy. A son's first hero, a daughter first love.”
Ayah. Pahlawan pertama bagi anak laki-laki, cinta pertama anak perempuannya.
Suara.com - Dalam rangka memeringati Hari Ayah Nasional yang bertepatan pada 12 November, nampak perlu diketahui pentingnya peran ayah dalam kehidupan anak laki-lakinya.
Selama ini, kebanyakan ayah cenderung lebih dekat dengan anak perempuan daripada laki-laki. Padahal, sosok ayah sangat berpengaruh dalam membentuk karakter anak laki-lakinya saat dewasa.
Sebuah studi dilansir dari theglobeandmail.com juga menemukan hubungan ayah dan anak laki-laki akan memengaruhi kehidupan anak saat dewasa, khususnya dalam menghadapi persoalan hidup dan stres pikiran.
Penelitian Amerika Serikat pun menunjukkan seorang pria yang memiliki kedekatan dengan ayahnya di masa kecil cenderung tidak emosional ketika stres.
Temuan ini pun telah dibuktikan dengan meriset sekitar 1.000 pria dan wanita yang diwawancara setiap hari selama seminggu. Sebelumnya, mereka juga telah memberikan informasi kesehatan, obat-obatan, status ekonomi dan hubungannya dengan sang ayah.
Ilustrasi ayah dan anak. (Shutterstock) "Hasilnya, pria yang cenderung reaktif saat stres, seperti suasana hati yang buruk dan tingkat stres psikologis yang lebih tinggi. Mereka memiliki hubungan yang buruk dengan ayahnya di masa kecil," kata psikolog Melanie Mallers, seorang peneliti kesehatan stres di California State University Fullerton.
Selain itu, sikap ayah di depan anak laki-lakinya juga akan memengaruhi karakter anak saat dewasa. Terutama sikap ayah kepada ibu kandung mereka.
Jika ayah memperlakukan istri dengan hormat dan penuh kasih sayang di depan anak laki-lakinya, mereka akan belajar caranya menghormati dan berinteraksi yang baik dengan lawan jenis, terutama ibunya.
Ketika mereka melihat ayahnya berinteraksi dengan pria lain, mereka akan belajar caranya berbicara, bersosialisasi dan menyelesaikan masalah secara maskulin atau gentleman.
Bahkan hubungan dekat antara ayah dan anak laki-lakinya ini juga memengaruhi ibu. Wanita atau istri mengaku sangat senang ketika melihat suaminya berinteraksi baik dengan anak laki-lakinya.
Karena wanita merasa bahwa anak laki-laki mendapat pelajaran banyak dari ayahnya yang tidak bisa diberikan oleh dirinya sendiri sebagai ibu.