Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Madiun , Desa Selorejo, Kecamatan Bagor, Jawa Timur pada Senin (10/9/2019). Dari insiden tersebut tiga orang tewas. Menurut Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renata, dari kecelakaan tersebut dua orang dinyatakan tewas di tempat, dan satu orang lainnya meninggal usai menjalani perawatan di RSUD Nganjuk.
Berikut fakta-fakta kecelakaan maut di jalur Nganjuk-Madiun yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber: 1. Innova Vs Bus Nganjuk Kecelakaan Nganjuk-Madiun melibatkan Innova bernomor polisi AE 567 SC dengan Bus Mira bernomor poloso S 7190 US. Akibatnya, kedua kendaraan mengalami kondisi rusak parah. 2. Tiga Orang Tewas Dari kecelakaan tersebut, tiga orang dinyatakan tewas. Sementara dua lainnya, mengalami luka robek di bagian kepala sehingga membutuhkan perawatan. 3. Rombongan dari Ponorogo Ketiga korban kecelakaan di jalur Nganjuk-Madiun merupakan rombongan dari Ponorogo. Namun, hingga saat ini baru satu korban yang terindentifikasi, yakni Panji Whisnu Kusuma. 4. Kronologi Kecelakaan maut di jalur Nganjuk-Madiun terjadi pada pukul 10.00 WIB. Saat itu, mobil Innova tengah melaju dari arah Madiun menuju Surabaya. Namun, di tengah perjalanan pengemudi kurang konsentrasi sehingga mobil oleng ke kanan. Di jaur kanan tempat lokasi kecelakaan terdapat Bus Mira yang juga sedang melaju dari arah Surabaya menuju Madiun. Alhasil, kecelakaan di jalur Nganjuk-Madiun tak bisa dihindari. Tonton juga video Tabrakan Beruntun di Bintaro, Satu Mobil Nangkring di Mobil Lain: [Gambas:Video 20detik]
TRIBUNJOGJA.COM --- Tiga orang tewas dan satu orang luka-luka dalam kecelakaan antara Bus Mira dengan sebuah mobil Innova di Jalan Nganjuk-Madiun, Jawa Timur, Senin (9/9/2019).
Menurut salah satu saksi mata yang juga warga di sekitar lokasi, Siwi, mobil Innova melaju kencang dari Madiun menuju Nganjuk.
Namun, saat menyalip pengendara sepeda motor, tiba-tiba mobil bernopol AE 567 SC tersebut oleng ke kanan hingga menyeberang pembatas jalan.
Pada saat bersamaa, pada arah berlawanan melaju bus PO Mira bernopol S 7190 US.
"Mobil Innova terpental dengan kondisi rusak parah dan penumpangnya tewas dengan kondisi mengenaskan," kata Siwi, seperti dikutip dari Tribunnews.
Akibat kecelakaan itu, kondisi mobil Innova rusak parah, sedangkan bus PO Mira hanya mengalami kerusakan ringan.
"Mobil Innova mengalami kerusakan cukup parah dan bus Mira tidak mengalami kerusakan berarti. Untuk memastikan penyebab kecelakaan kami masih terus melakukan penyelidikan," tutur Kasatlantas Polres Nganjuk , AKP Hegy Renanta.
Sementara itu, berdasar keterangan polisi, ada empat penumpang di dalam mobil Innova tersebut, tiga diantaranya tewas.
NGANJUK - Dua dari tiga korban tewas akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Nganjuk - Madiun tepatnya di Desa Selorejo, Kecamatan Bagor, Nganjuk, ternyata merupakan daftar pencarian orang (DPO) kasus peredaran narkoba asal Ponorogo.
Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Regy Renanta membenarkan informasi adanya dua orang DPO kasus narkoba yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Nganjuk.
"Memang benar infonya itu. Kami belum bisa sebut identitasnya, masih koordinasi dengan Polres Ponorogo," ungkap Regy saat dihubungi Okezone , Selasa sore (10/9/2019).
Ia menambahkan enggan menyebut identitas korban lantaran takut bila terduga pelaku yang diburu ini akan kembali kabur. Namun ia memastikan ada seorang saksi yang diduga juga merupakan pelaku dibawa ke Ponorogo.
"Masih perlu pengembangan, kita belum bisa sebutkan (identitas DPO) khawatirnya bubar jalan. Saksi hidup sudah dibawa ke Polres Ponorogo untuk penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Baca Juga; Viral Candaan Berujung Kecelakaan Maut Tewaskan 3 Remaja
Sebelumnya sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Nganjuk - Madiun di Desa Selorejo, Bagor, Kabupaten Nganjuk pada Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Kecelakaan melibatkan dua kendaraan yakni mobil minibus Toyota Innova nopol AE 567 SC dengan sebuah bus Mira jurusan Surabaya - Solo - Yogyakarta dengan nopol S 7190 US .
Akibat kecelakaan ini 3 orang dinyatakan tewas di lokasi, sedangkan 2 orang lainnya mengalami luka ringan. Tiga korban merupakan pengemudi Toyota Innova, sedangkan dua korban luka yakni seorang penumpang Toyota Innova dan seorang pengemudi bus Mira. (edi)
SURYA.CO.ID - Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Nganjuk - Madiun yang melibatkan mobil Toyota Innova dengan Bus Mira Senin (9/9/2019).
Tiga penumpang mobil Toyota Innova bernopol AE 567 SC dilaporkan menjadi korban jiwa dalam laka maut di Selorejo Nganjuk tersebut.
Setelah dilaporkan adanya kecelakaan, beredar video yang menampilkan aktifitas penumpang di mobil Innova .
Melalui video yang beredar di media sosial, terdapat empat pemuda yang ada di mobil Toyota Innova tersebut.
Lalu siapakah keempat pemuda di mobil Innova dan bagaimana kecelakaan bisa terjadi?
Diwartakan SURYA.CO.ID sebelumnya, korban laka maut di Nganjuk ini semuanya adalah penumpang mobil Toyota Innova .
Terdapat emat korban, dimana ketiganya dilaporkan meninggal dunia.
Berikut identitas korban kecelakaan maut di Nganjuk.
Kecelakaan maut menewaskan tiga remaja dan satu orang terluka berat yang melibatkan Bus Mira dengan minibus di Jalan Raya Nganjuk-Madiun, Jawa Timur. Peristiwa tersebut menjadi viral setelah candaan mereka diunggah ke media sosial sesaat menjelang kecelakaan terjadi.
Saat penumpang perempuan tengah becermin di spion dalam mobil. (Foto: tangkapan layar)
Kecelakaan maut di Nganjuk yang menewaskan tiga orang masih menjadi perbincangan. Pasalnya, beredar video yang menggambarkan para korban dalam mobil sebelum kecelakaan terjadi. Sekitar 16 jam yang lalu, akun Instagram @gojek24jam mengunggah video dengan judul 'Ucapannya Seperti Menjadi Kenyataan'. Posting- an yang disukai 8.643 warganet itu terdiri atas tiga video pendek. Video yang pertama diduga diambil sebelum empat sekawan asal Ponorogo mengalami kecelakaan maut di Nganjuk, Senin (9/9) pukul 10.00 WIB. Jadi sebelum kecelakaan, mereka sempat membuat dan mengunggah video. Dalam video itu, seorang penumpang perempuan tampak tengah memakai pelembap wajah dan becermin pada spion dalam. Ia meratakan alas bedak di wajahnya. Sedangkan seorang pemuda yang memegang kemudi berkata, ' Bar iki nggaweo cerita nji engko lek aku nabrak-nabrak '. "Di Video SLIDE pertama kejadian sebelum insiden kecelakaan para korban (4 orang) sempat membuat video dan mem- posting di medsosnya. Di dalam video terdengar salah seorang pemuda berbicara 'habis ini kita bikinlah video seolah kita nabrak'. Hanya berselang beberapa saat setelah posting video itu insiden Kecelakaan pun terjadi menurut info 3 orang meninggal (2 cowok 1 wanita) Hanya satu orang yang selamat. Kecelakaan terjadi hari ini Senin 9 September 2019 lokasi di Nganjuk," berikut tulisan dalam unggahan video yang dilihat detikcom , Selasa (10/9/2019). Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Madiun, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor. Tabrakan MPV bernopol AE-567-SC dengan bus Mira bernopol S-7190-US itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
TRIBUN-BALI.COM, NGANJUK- Jagad media sosial dihebohkan dengan video yang diduga detik-detik sebelum kecelakaan maut mobil Toyota Innova vs Bus Mira di Nganjuk, Senin (9/9/2019) siang.
Video berdurasi 44 detik tersebut memperlihatkan aktivitas sekelompok anak muda yang sedang menaiki mobil.
Lalu, si perempuan yang mengenakan baju kuning terlihat sedang make up.
• Tangis Komang Suci dan Mami Wayan Pecah, Wajib Bayar Ratusan Juta pada Gadis yang Dijadikan PSK
Di bagian belakang, ada sesosok anak muda yang berbaju merah sedang tiduran. Ia tidur di kursi paling belakang mobil.
Dalam video terdengar pembicaraan laki-laki itu: iki gaweo cerito gik. Lek aku nabrak-nabrak (Ini buat cerita gik, kalau aku nabrak-nabrak)
SURYA.co.id juga ikut menelusuri video ini, namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui kebenaran pemeran, juga maksud perkataan orang-orang dalam video tersebut?
• Video Perkelahian Siswa di Klungkung Viral, Polisi dan TNI Datangi Sekolah
Kemiripan video tersebut hanya terletak di baju, baik itu perempuan yang mengenakan pakaian warna kuning, juga merah.
Dan yang pasti video itu kini viral, dan banyak orang mengunggah ulang video ini di berbagai media sosial.
• Polisi Temukan Video Wanita Lain di Ponsel Pemeran Video Vina Garut, Sang Wanita Berhasil Diamankan
Sekadar diketahui, terjadi kecelakaan maut di jalan raya Nganjuk - Madiun tepatnya di Desa Selorejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Senin (9/9/2019) pagi.
Penumpang Innova sempat merekam video sebelum mengalami kecelakaan dengan bus Mira. Seorang penumpang mengatakan, "Nanti buat cerita kecelakaan."
TRIBUNNEWS.COM - Terjadi kecelakaan maut di jalan raya Nganjuk - Madiun tepatnya di Desa Selorejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur , Senin (9/9/2019).
Dilansir Surya.co.id , Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Mira nopol S 7190 US dengan Toyota Innova nopol AE 567 SC mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.
Setelah kabar kecelakaan Innova vs Bus Mira tersebut, beredar detik-detik korban sebelum kecelakaan terjadi.
Video singkat tersebut beredar di media massa Facebook dan diunggah oleh akun Yuni Rusmini pada hari yang sama, Senin (9/9/2019) sore.
Pada video tersebut, memperlihatkan keempat korban (penumpang Innova) sedang dalam perjalanan.
Penumpang depan, sempat mengambil video dan memperlihatkan penumpang perempuan sedang menggunakan krim wajah sambil tertawa.
Sementara satu penumpang lain sedang tiduran di jok mobil paling belakang.
Pada video singkat tersebut, samar-samar penumpang yang tertidur di belakang sempat mengucap soal kecelakaan.
Welcome Back Sign in to your account to continue using Metrotvnews
Sign In Remember me Forgot your password? or Sign in with your social account Google
Join Today!
SURYA.co.id | NGANJUK - Hingga kini, baru satu korban kecelakaan meninggal dunia antara Toyota Inova dengan Bus Mira di luar jalan Nganjuk-Madiun teridentifikasi.
Yakni atas nama Panji Whisnu Kusuma W (21) seorang mahasiswa asal kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo.
Dan dua orang korban lainnya, yakni seorang laki-laki dan perempuan belum diketahui identitasnya dan meninggal dunia di tempat kejadian karena luka di kepala.
Kini jenazah para korban berada di kamar mayat RSUD Nganjuk.
Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP Hegy Renanta mendampingi Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menjelaskan, untuk satu korban penumpang Toyota Innova atas nama Tohir Rohjana (22) warga Desa Subokastowo, Kecamatan Tambak Bayan, Kabupaten Ponorogo hanya, mengalami luka ringan (yang sebelumnya diinformasikan mengalami luka berat).
• Beredar Video Detik-detik Sebelum Kecelakaan Nganjuk, Aktivitas Wanita & Obrolan Mereka Jadi Sorotan
• Magang Jadi Guru, Mahasiswa Asal Sidoarjo Tiduri Murid SMP. Janji Dinikahi 12 Tahun Lagi
• Lokasi KKN di Desa Penari di Banyuwangi atau Bondowoso? Ini Rincian Penelusuran, Ada Desa Hilang
• Honor Vanessa Angel selepas Tuduhan Prostitusi Online Bikin Happy, Pantes Kalau Makin Berani
Dan sopir bus Mira, Tri Sumaryanto (53) warga Desa Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang mengalami luka ringan.
"Saat ini para korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit, tentu nanti setelah kondisi memungkinkan akan segera kami minta keterangan terkait kejadian kecelakaan tersebut," kata Hegy Renanta, Senin (9/9/2019).
Dijelaskan Hegy, untuk kejadian kecelakaan antara Toyota Innova dengan bus Mira jurusan Surabaya - Solo itu sendiri diduga disebabkan oleh sopir Toyota Innova yang kehilangan kendali.
Akibatnya mobil oleng ke kanan masuk ke jalur arah berlawanan hingga menghantam bus Mira.
Dan karena Toyota Innova berkecapatan tinggi dan jarak yang terlalu dekat sehingga bus Mira tidak bisa menghindari benturan.