Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-3 Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) dini hari. Namun, kabar itu dipastikan bohong atau tidak benar.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto. Dia mengatakan kondisi kesehatan BJ Habibie justru membaik.
"Aman terkendali, terima kasih," kata Rubijanto saat menjawab pertanyaan mengenai kondisi kesehatan terkini BJ Habibie seperti dilansir Antara , Selasa.
Sebelumnya, BJ Habibie sedang menjalani perawatan insentif di RSPAD oleh tim dokter kepresidenan.
"Dengan hormat bersama ini kami konfirmasikan bahwa Bapak BJ Habibie saat ini sedang menjalani perawatan yang intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan (TDK) di RSPAD Gatot Soebroto," kata Rubijanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu 8 September 2019.
Namun, Rubijanto belum mau menerangkan penyakit apa yang sedang dialami Habibie. Dia hanya menginformasikan, BJ Habibie belum bisa dijenguk.
"Sesuai petunjuk TDK bahwa agar beliau mendapat perawatan optimal dan dapat istirahat penuh, maka untuk sementara waktu Bapak Habibie belum diizinkan untuk dikunjungi," ujarnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cucu keponakan BJ Habibie Melanie Subono geram dengan isu hoaks di masyarakat yang menyebut eyangnya meninggal.
Melanie sebut mereka yang niat membuat hoaks tersebut ialah manusia-manusia terkutuk.
Anak dari Promotor musik ternama Ardie Subono itu mengungkapkan 3 poin penting soal isu kesehatan Presiden ke-3 RI itu.
Melanie mengaku, sejak isu kesehatan BJ Habibie menurun ia mendapat ratusan pesan di Instagramnya.
Wanita yang juga aktif di kegiatan sosial Rumah Harapan itu cukup kesal dengan banyaknya pertanyaan yang sudah pernah diklarifikasinya itu.
“382 pesan tadi pagi yang cuma nanya kak eyang sakit? karna abis liat di berita dan Akun gw dan akun beliau bahwa beliau sakit ... Kan DAH DITULIS,” tulis Melanie di akun Instagramnya Selasa (10/9/2019) sambil memajang fotonya dengan kakeknya itu.
Ia juga mengaku tidak habis fikir dengan banyaknya pertanyaan yang mengklarifikasi soal BJ Habibie telah meninggal dunia.
Baca: Melanie Subono Minta Doa dan Ungkap Kondisi Terbaru BJ Habibie Usai Masuk Rumah Sakit
Baca: Bukan Hanya Sekali, BJ Habibie Tercatat Dikabarkan Meninggal Dunia 6 Kali Sejak 2012
“Dont u think kalau sampai ada apa apa KAMI , media atau akun GUE atau beliau pastinya akan SHARE berita tersebut ??” jelasnya.
Namun jelas Melanie, ia tidak habis fikir dengan para pembuat hoaks yang iseng meluangkan waktu untuk membuat kabar bohong BJ Habibie meninggal.
“TERKUTUK LAH KALIAN yang bisa buang waktu semalaman buat bikin broadcast watsapp dan posting lengkap dengan gambar dan “KHAYALAN” cerita Pak habibie meninggal nya gini gitu dll TERKUTUK,” katanya geram.
VIVA – Kabar Presiden Ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, meninggal dunia kembali tersebar melalui pesan di media sosial Facebook pada Selasa, 10 September 2019. Belakangan, kabar tersebut dinyatakan tidak benar alias hoaks. Sejak beberapa hari lalu Habibie memang tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Ini dilakukan setelah kesehatannya dikabarkan menurun dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini masih belum diketahui sebab Habibie dirawat. Sekertaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto hanya menuturkan, sesuai petunjuk Tim Dokter Kepresidenen, agar beliau mendapat perawatan optimal dan dapat istirahat penuh.
Bahkan Pemerintah menyiagakan 44 dokter untuk memantau kondisi kesehatan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie. Sebanyak 44 dokter itu terdiri dari dokter ahli di berbagai bidang. Baik ahli dalam hal otak sampai jantung. Meski demikian pada Maret 2018, pria berusia 83 tahun itu juga sempat dirawat di klinik Starnberg di Munich, Jerman, setelah mengalami kebocoran klep jantung. Penyakit ini mirip dengan sakit yang dialami istrinya Ainun Habibie. Tapi penyakit seperti apakah itu?
Seperti dilansir dari Mayo Clinic penyakit kebocoran klep atau katup jantung, satu atau lebih katup di jantung tidak berfungsi dengan baik. Umumnya, jantung memiliki empat katup yang membuat darah mengalir ke arah yang benar. Katup ini termasuk katup mitral, katup trikuspid, katup paru, dan katup aorta.
Setiap katup memiliki flap (leaflet atau cusps) yang membuka dan menutup sekali selama setiap detak jantung. Kadang-kadang, katup tidak membuka atau menutup dengan benar. Hal ini mengganggu aliran darah melalui jantung ke tubuh. Penyakit katup jantung mungkin ada saat lahir (bawaan). Ini juga dapat terjadi pada orang dewasa karena banyak sebab dan kondisi, seperti infeksi dan kondisi jantung lainnya.
Perawatan penyakit katup jantung tergantung pada seberapa parah kondisi pasien. Jika pasien mengalami tanda dan gejala, dan jika kondisi semakin buruk artinya ia butuh perawatan intensif. Seorang dokter yang terlatih dalam penyakit jantung (ahli jantung) akan memberikan perawatan. Jika kamu memiliki penyakit katup jantung, pertimbangkan untuk dievaluasi dan dirawat di pusat medis dengan tim multidisiplin dokter dan staf medis yang terlatih dan berpengalaman dalam mengevaluasi dan mengobati penyakit katup jantung. Tim ini dapat bekerja sama dengan kamu untuk menentukan perawatan yang paling tepat untuk kondisi. Dokter tersebut mungkin menyarankan untuk memantau kondisi dengan janji tindak lanjut rutin. Dokter mungkin juga merekomendasikan untuk membuat perubahan gaya hidup sehat dan minum obat untuk mengobati gejala.
Kabar liar meninggalnya Presiden ketiga Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) dinihari, tersebar di media sosial aplikasi bertukar pesan.
Pesan itu, muncul Selasa dinihari sekitar pukul 00:00 WIB, namun dihapus pada pukul 05:00 WIB.
Pihak kerabat dekat BJ Habibie memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Hal itu sebagaimana diungkap akun Twitter Radio Elshinta, Selasa (10/9/2019) pagi.
"Adrie Subono, kerabat BJ Habibie menyatakan bila informasi mengenai presiden ke-3 RI BJ Habibie yang dikabarkan meninggal dunia adalah bohong (HOAX) dan menjelaskan bahwa kondisi BJ Habibie membaik, sebagaimana ketika dijenguk Presiden Jokowi kemarin," tulis @RadioElshinta.
Melansir Kompas.com dari Antara, di lokasi tempat Habibie dirawat intensif, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, sejak pukul 05:40 WIB, tidak tampak adanya keramaian.
Baca: Doa Buka Puasa Asyura 10 Muharram 1441 H, Ini Keistimewaan Orang Berpuasa Menurut Ustadz Adi Hidayat
Baca: Beredar Hoaks BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini Kondisi Terakhir Presiden ke-3 RI Saat Dijenguk Jokowi
Tak ada pengawalan atau kolega dan pejabat negara yang menjenguk, sebagaimana lazimnya ketika seorang tokoh bangsa meninggal dunia.
Bahkan dua orang petugas informasi yang ditanya mengaku tidak mengetahui info tersebut dan siapa yang menjenguk Habibie.
"Wah enggak tahu saya," kata para petugas informasi yang tidak mau disebutkan namanya.
Informasi terakhir, Habibie tengah menjalani perawatan intensif di ruangan CICU lantai 2, Gedung Utama RSPAD sejak Senin (2/9) lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Setya Utama menyebut kondisi presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto mulai membaik, Senin (9/9/2019) pagi ini.
"Alhamdulillah tadi pagi saya mendapat berita dari kabag bagian kesehatan yang menyampaikan update dari ketua tim dokter kepresidenan Prof dr Arsil Sani bahwa kondisi beliau membaik," kata Setya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin siang.
Baca juga: BJ Habibie Jadi Nama Jembatan di Timor Leste
Setya memastikan pemerintah akan menanggung seluruh biaya perawatan Habibie selama dirawat di RSPAD. Ini sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang hak keuangan bagi presiden dan wakil presiden.
Selain itu, dokter kepresidenan yang berjumlah 44 orang juga selalu siap untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi Habibie.
Setya menyebut Presiden Jokowi juga akan menjenguk Habibie dalam waktu dekat.
"Insya Allah. Tapi saya tidak tahu pasti kapan waktunya. Tapi tentu saja setiap kali ada mantan presiden maupun mantan wapres yang sakit biasanya beliau (menjenguk)," ujarnya.
Diberitakan, Habibie dirawat secara instensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto. Hal itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Pribadi BJ Habibie , Rubijanto.
"Dengan hormat bersama ini kami konfirmasikan bahwa Bapak BJ Habibie saat ini sedang menjalani perawatan yang intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan (TDK) di RSPAD Gatot Soebroto," kata Rubijanto dalam keterangan tertulis, Minggu (8/9/2019).
Baca juga: BJ Habibie Dirawat Intensif di RSPAD Gatot Soebroto
Menurut Rubijanto, TDK menyatakan BJ Habibie untuk sementara ini belum diizinkan untuk dikunjungi.
Hal itu agar Habibie bisa mendapatkan hasil perawatan optimal dan istirahat yang cukup.
"Kami atas nama keluarga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan doa dari semua pihak, memohon ke hadirat Allah SWT agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan agar dapat beraktivitas kembali," katanya.
Berita BJ Habibie Meninggal Dunia Adalah HOAX, Ini Kondisi Terkini Presiden Ketiga RI
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kabar meninggalnya BJ Habibie dipastikan hoaks, hal itu dikonfirmasi oleh sekretaris pribadinya, Rubijanto.
Beredar kabar bahwa Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia pada Selasa (10/9/2019) pagi ini melalui pesan singkat dan media.
Namun, Sekretaris pribadi BJ Habibie, Rubijanto, memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.
Sampai saat ini BJ Habibie memang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.
Namun BJ Habibie masih tertangani dengan baik oleh para dokter kepresidenan.
"Aman terkendali," kata Rubijanto kepada Kompas.com, Selasa pagi.
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden ke-3 RI B.J Habibie di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (24/5/2019).
Pada Senin malam, Presiden Joko Widodo juga sudah menjenguk BJ Habibie di RSPAD.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani dalam keterangan resminya menyebutkan, BJ Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019.
BJ BJ Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.
BONEPOS.COM, BONE - Publik Tanah Air, heboh, dengan beredarnya Informasi Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, meninggal dunia, Selasa (10/9/2019), dini hari. Sayangnya, informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Informasi tersebut pun sudah beredar di media sosial, seperti Facebook dan Whatsapp. Sejumlah masyarakat kemudian menjadikan hal itu status. Menanggapi hal itu, Kadis Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Andi Amran mengatakan, masyarakat di dunia nyata dan dunia Maya harus bijak dalam menerima informasi. Kata Amran, informasi yang diperoleh harus disaring terlebih dahulu sebelum dibagikan ke publik. Apabila informasi keliru yang dibagikan akan berdampak merugikan masyarakat secara luas. Salah satunya, informasi terkait meninggalnya Habibie. "Kasihan masyarakat. Tidak sedikit yang tertipu. Makanya sebelum di share harus disaring terlebih dahulu," ungkap Amran. Olehnya itu, Amran mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya informasi yang diterima. "Bisa dicek terlebih dahulu melalui media yang bisa dipertanggungjawabkan," kuncinya. (ril)
Akun Fans Ustadz Abdul Somad Sebut BJ Habibie Meninggal Dunia, Kondisi Terakhir Saat Dijenguk Jokowi
PO-KUPANG.COM - Akun Jamaah Ustadz Abdul Somad .Lc.ma Sebut BJ Habibie Meninggal Dunia, Dijenguk Jokowi Rupanya Hoaks
Beredar Hoaks BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini Kondisi Terakhir Presiden ke-3 RI Saat Dijenguk Jokowi
Kabar BJ Habibie Meninggal Dunia itu di antaranya disebarkan oleh akun Facebook Jama'ah Ustadz Abdul Somad .Lc.ma, Selasa (10/9/2019) pagi.
Isi kabar duka BJ Habibie meninggal dunia di akun Jamaa'ah Ustadz Abdul Somad itu sebagai berikut:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Seluruh warga bangsa ini berduka cita atas meninggalnya Presiden ke 3 Republik Indonesia, B.J Habibie.
Melalui kesempatan ini, mohon perkenankanlah saya turut mohon ke ikhlasan saudara"ku untuk turut mengirimkan Al Fatihah kepada saudara/bapak kita Mohammad B.J. Habibi.
BJ Habibie, sosok paling dikagumi di Indonesia hingga namanya jadi jembatan di Timor Leste .
TRIBUNNEWS.COM - Mengenai Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie , sosok paling dikagumi di Indonesia hingga namanya jadi jembatan di Timor Leste .
BJ Habibie diketahui saat ini tengah dirawat di RSPAD Gatot Seobroto.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan Prof dr Arsil Sani melalui keterangan resminya, mengungkapkan BJ Habibie dirawat sejak 1 September 2019 lalu.
Presiden Jokowi disambut Kepala RSPAD Gatot Soebroto dr Terawan Agus Putranto ketika hendak menengok BJ Habibie, Senin (9/9/2019). (Biro Pers Setpres)
Sementara itu, Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dr Terawan Agus Putranto menerangkan suami almarhumah Ainun Habibie ini tengah dalam perawatan intensif.
Baca: HOAKS BJ Habibie Meninggal Dunia, Kondisi Terkini Presiden RI ke-3 tengah Dirawat di Rumah Sakit
Baca: Geram BJ Habibie Disebut Meninggal, Melanie Subono Mengutuk Penyebar Hoaks
"Kondisi Bapak BJ Habibie dalam perawatan intensif."
"Keluarga yang menunggu semua menantu dan cucu beliau beserta adik-adik Pak Habibie dan adiknya Bu Ainun," terang dr Terawan, Senin (9/9/2019), seperti dilansir Kompas.com .
Dirangkum Tribunnews dari Kompas.com , berikut fakta-fakta mengenai BJ Habibie :
Berdasarkan jajak pendapat YouGov yang dirlis pada 18 Juli 2019, BJ Habibie dinobatkan sebagai sosok paling dikagumi di Indonesia.